blog aqmal




Everyone now, they look back and they're like, "What happened to your sweet image that you used to be?" And I'm like, then when you came out you thought I was too provocative. It's like you can never win. No matter what you do, at the end of the day you can't please everybody, you know. I'm not here to please...

You know, I have such an appreciation for where I am in my life because I've struggled and because I couldn't get signed, and because I couldn't get played … There are times when it can be a lot to deal with but always when I get up in the morning I try to find that very joyful place that reminds me that I would die if someone took it all away. If someone did that I wouldn't be a person anymore.

I think with anybody who’s doing well in the public eye or whatever, there’s always gonna be a shift because people don’t wanna see somebody happy all the time. And they’re gonna try to take shots at you. People are mean, they try to tumble you down. They love to see you cry and mourn. I guess people are really born to be jealous and threat.

Saya Sayang Sayang

Sayang, maaf kan aku. aku betul betul minta maaf. Aku terlalu pentingkan diri. Aku bersalah, dan tak ada apa yang boleh aku lakukan selain mengeluarkan perkataan maaf. Dan aku memohon sedalam dalam hati aku. Kau lah sayang aku, maafkan aku sayang, kau lah Tumblr ku. Haha, drastik. Maafkan aku sayang ku tumblr. Aku sudah lama meninggalkan kau. Kau kesepian, keseorangan, kebosanan dan kesedihan. Hidup ku telah menarik ku jauh dari kau. Tapi kau tetap di hati ku.

Segenap masa ku fikirkan kau, untuk log in kau, untuk surf kau atas sampai bawah, untuk picit picit kau, untuk post dan baca segala isi kau. Tapi, aku tak berkesempatan. Maaf. Iya, hanya maaf yang ku mampu. Aku tahu perkataan ini terlalu mudah disebut dan terlalu rendah nilainya, dan ia tak mampu mengubati kelukaan di hati kau. Dan aku benar-benar menyesal kerana meninggalkan kau sebegitu lama, Tumblr ku sayang.

Telah banyak yang berlalu, dan ingin aku ceritakan segalanya kepada engkau, tapi. Sentiasa ada tapi, yang menjadi pengalang hubungan kemesraan kita. Aku akan cuba yang termampu untuk mengembalikan era kegemilangan kau. Aku akan berjuang sehingga ke titik peluh yang terakhir! Begitu sentimantel artikal ini, sob sob. Aku terkontang kanting mengejar hidup ku, dan aku tak mahu terkulai layu di tasik madu! Ohhhh begini rasanya, diriku sengasara.